Snorkeling di Pulau Maratua
Kalimantan, Snorkeling, Sunset, Travel

Snorkeling di Bawah Jetty Pulau Maratua

Bagi saya, snorkeling di bawah jetty adalah hal wajib. Lautnya dangkal dan tidak ada arus. Terkadang snorkeling bisa sambil berdiri di atas pasir dan menyesuaikan keseimbangan agar bisa mengambil foto dengan angle yang pas.

1009-2018-0637924140296153938260-01
Adik menemani saya di atas sambil main hp, cekrek-cekrek masukin di instagram.

Tempat menginap saya di Pulau Maratua, jettynya panjang dan perairan dangkalnya lumayan luas. Sejak di hari pertama menjejakkan kaki di pulau ini memang saya sudah pengen sekali segera nyebur melihat bagaimana keaadaan bawah lautnya.

Karena dangkal, saya memilih snorkeling di sore hari tepat waktu laut mulai pasang. Soalnya, di pagi hari laut surut hingga di ujung akhir jetty yang menyisakan hanya hamparan pasir yang luas. Bukan hanya jadi tidak bisa berenang, ketika laut surut tentu ikan-ikan tidak banyak karena mereka pindah ke laut yang lebih dalam.

Benar saja, ketika saya nyebur, ikan-ikan sangat banyak, walaupun hanya di jetty dekat pantai. Di sini karang tidak terlalu banyak, jadi laut saat itu benar-benar seperti layaknya kolam renang yang sangat luas. Saya pun dengan bebas mencari spot terbaik untuk foto. Jujur saja, tujuan snorkeling di jetty ini memang untuk hunting foto untuk Instagram! Lumayan untuk menambah stok foto..

Snorkeling di Pulau Maratua
Schooling batfish formation!

Salah satu yang menarik perhatian saya adalah sekumpulan ikan kelelawar atau bahasa gaulnya batfish. Kumpulan ikan yang biasa disebut dengan schooling fish dari batfish ini sangat banyak. Seingat saya ada sekitar tiga schooling batfish yang terpisah. Bahkan banyak juga yang nakal, alias berenang sendiri-sendiri.

Kalau anda pernah baca cerita saya snorkeling di jetty Desa Sauwandarek, ikan ini sudah saya kenal sebagai ikan rakus. Namun karena pada saat itu hanya saya sendiri yang snorkeling (dan saya tidak mau kasih makanan ke ikan-ikan itu), jadi mereka tampaknya cuek saja dengan kehadiran saya.

3008-2018-0730219320285570941-01
Closer look of batman..eh batfish maksudnya.

Batfish juga sering disebut dengan spadefish, karena bentuk mereka seperti sekop dalam kartu permainan. Bagian yang paling unik adalah sirip di bagian bawah. Itu sebenarnya adalah tempat pembuangan kotoran mereka. Yep, this is the most cool anus i’ve ever known 😀

Sudah saya duga, karang-karang di sekitar jetty banyak yang rusak. Jangan heran, bahkan di Raja Ampat pun begitu, walaupun jauh lebih baik (hanya sedikit yang rusak). Memang, di daerah inilah banyak dilakukan aktivitas yang bisa mengganggu karang seperti distribusi material ketika pembangunan, lalu lalang kapal-kapal wisatawan, dan tentu proses pembuatan jetty bisa turut merusak karang. Karang yang masih bagus masih ada, namun biasanya berada di bagian yang lebih dalam menjorok ke tengah.

Snorkeling di Pulau Maratua

Snorkeling di bawah jetty itu seru sekaligus “mengerikan”. Meliuk-liuk di antara pondasi kayu jetty merupakan manuver ekstrim, apalagi kalau tidak memakai pakaian lengkap. Bisa-bisa setelah snorkeling badan sudah seperti talenan, banyak goresan. You know, tergores sekecil apapun di dalam air laut itu rasa sakitnya lebih dari sakit hati atau sakit gigi sekalipun, pedih!

Tidak hanya itu, karena pondasi kayunya sangat padat, menengok kiri-kanan harus siap kaget. Pernah waktu itu tiba-tiba saja ada ikan singa a.k.a lion air fish yang terkenal beracun itu sudah di dekat saya. Eitss! Saya kaget, kaki tak terkendali, menyentuh kayu yang penuh dengan karang kecil-kecil. Duh!

IMG_20180827_063020_955
Nih, si cantik tapi mematikan.

Semakin masuk ke dalam bagian bawah jetty saya semakin sadar, ternyata di atas saya ada dapur restoran. Oalah, salah masuk, harus segera pindah sebelum koki membuang sisa makanan ke bawah! Memang di bawah sini banyak sekali ikan berkumpul, mereka menunggu anugrah orang dapur dari atas.

Keluar dari bawah jetty saya berenang menuju tempat yang lebih dalam, tepat di dinding laut yang menukik ke dalam. Di sini karang-karang sudah lebih padat dan beragam, lebih berwarna dan lebih banyak ikan. Walaupun sedikit menakutkan, dinding laut atau yang saya sebut wall bagus untuk fotografi bawah laut. Saya bisa menyelam agak ke dalam dan memotret dari sisi samping bawah sehingga cahaya matahari bebas masuk ke dalam kamera yang menghasilkan warna lebih cakep. Maklum, foto bawah laut tanpa strobe atau senter harus mengakali dengan angle yang pas.

0810-2018-0636099200800163370805-01

Karang-karang di snorkeling spot ini kebanyakan berupa hardcoral. Dan tampaknya hardcoral ini sedang berusaha bertahan dari kejamnya kehidupan. Bisa dibilang persentasenya 50 50 dengan karang yang sehat. Kalau menurut pengalaman saya, suatu ekosistem bawah laut yang sehat (dan enak dilihat) itu populasi karang lunak (softcoral) dengan karang keras (hardcoral) itu seimbang, menurut saya ya.

0409-2018-091366812140390440737-01

Saya berharap bisa bertemu dengan penyu di sini. Tapi apa boleh buat, menunggu cukup lama, melihat sana-sini, mengecek di celah-celah karang tetap tidak ketemu. Mungkin memang belum saatnya.

Snorkeling di bawah jetty memang sangat bagus untuk dicoba. Melihat kehidupan di bawah jetty bagi saya sesuatu yang menarik, apalagi untuk penggemar fotografi bawah laut. Banyak hal yang unik dan pengalaman yang selalu baru dari setiap spot snorkeling di jetty. Hmmm.. sepertinya saya akan membuat cerita khusus tentang ini!

View this post on Instagram

Akhir-akhir ini ada berita yg mengabarkan bahwa pengusaha rugi milyaran rupiah karena Menteri Susi (KKP) tdk mengijinkan ekspor terumbu karang . Mudah-mudahan Bu Susi tdk mengijinkannya dan bahkan membuat UU yg melarang ekspor terumbu karang. Gila aja karang-karang di laut kita abis karna uang tak seberapa! . Terkadang saya tak habis pikir orang-orang yg memcari uang dari merusak lingkungan dan merugikan masyarakat . . . #underwater #reef #coral #underwaterphotography #canon #snorkeling #dive #travel #adventure #wanderlust #vacation #travelgram #explore #kakaban #derawan #wonderfulindonesia #traveler #traveling #travelingram #travelblogger #traveladdict #mytravelgram #traveltheworld

A post shared by Jonathan Bayu (@thespiffytraveller) on

Tak terasa langit sudah mulai gelap. Pancaran sinar warna jingga dari matahari menghias langit yang indah. Agak berat rasanya untuk keluar dari air. Suasana yang damai dan benar-benar nikmat tidak saya lewatkan begitu saja. Alhasil saya menikmati indahnya sunset dari laut. Baru kali ini lihat sunset dengan badan masih di dalam air!

Let’s Explore the Beauty of Indonesia

-The Spiffy Traveller-

 

Advertisements

4 thoughts on “Snorkeling di Bawah Jetty Pulau Maratua”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s