Cairns Botanical Garden
Australia, Botanic Garden, Cairns, Travel

Warna-warni Cairns Botanical Garden

Puas snorkeling di Great Barrier Reef, berikutnya saya melipir ke Cairns Botanical Garden. Letaknya tak jauh dari pusat kota. Cairns itu kota yang sangat kecil, jadi mau ke mana saja dekat. Jalan-jalan di luar negeri rasanya sedikit kurang apabila tidak mengunjungi botanic garden yang biasanya sangat terawat dan indah.

Ketika saya sampai di Cairns Botanical Garden, sekilas terlihat seperti hutan. Pohonnya besar-besar dan padat juga sangat teduh. Bahkan taman-taman bunga dan tanaman hias tidak terlalu kelihatan dari jalan pintu masuk. Saking luasnya, botanic garden ini dibelah oleh jalan raya!

Cairns Botanical Garden
Eye-catching visitor centre

Cairns terletak di negara bagian Queensland yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia. Jadi, botanic garden atau yang biasa kita sebut dengan kebun raya yang ada di Cairns berisi koleksi tanaman-tanaman tropis dengan beberapa tanaman khas Australia. Bila dilihat sekilas, Cairns Botanic Garden adalah kembaran dari  Kebun Raya Bogor, tapi perbedaanya ada pada kebersihan, kerapihan, dan fasilitas penunjangnya (sudah pasti).

Cairns Botanic Garden
Di sini kudu bawa peta supaya tidak kesasar!

Jelajah kebun tropis dimulai dari visitor center Cairns Botanical Garden. Oh ya, jadi di sini itu tidak ada pintu masuk yang pasti, pengunjung bisa masuk ke kawasan botanic garden dari sisi mana saja mereka mau, tidak ada pagar atau gerbang. Tapi sebagai turis, pastinya saya masuk lewat visitor center, sudah tentu buat bahan blog dan stok foto IG hehe.

Pertama-tama kami bingung mau mulai dari mana, kalau salah jalur atau jalur tersebut kurang menarik, kami harus berjalan kaki kembali dibawah terik matahari Australia. Capek! Anda tahu, terik matahari di sini berbeda dengan di Bali, walaupun panas, mataharinya tidak terlalu menusuk kulit.

Untung saja pengelola taman punya denah petunjuk lokasi-lokasi taman. Mantap sekali! Dengan adanya denah jadi kami bisa tau apa yang harus dikunjungi dan keberadaan taman tanpa tersesat.

Jadi kami memulai dari taman Gondwana Evolution Garden. Di bagian ini terdapat berbagai jenis tumbuhan-tumbuhan purba yang diketahui sebagai tanaman-tanaman tua di bumi. Gondwana tidak terlalu menarik karena hanya berupa pohon-pohon biasa, hijau, tinggi, dan lebat. Di sini banyak papan-papan informasi yang berisikan sejarah dan klasifikasi tumbuhan. Baca-baca petunjuk di taman Gondwana ibarat sedang mempelajari sejarah pembentukan bumi dan isinya menurut para ilmuwan. Perlu anda ketahui, arti dari Gondwana adalah sebuah benua raksasa awal dari benua-benua yang sekarang ada seperti Asia, Eropa, Amerika, dll. Jadi, Gondwana itu adalah benua besar sebelum benua-benua yang sekarang terpisah oleh alam.

Cairns Botanic Garden
Salah satu sudut Gondwana park

Berikutnya adalah Rainforest Gully (Flecker Garden), yaitu taman yang berisi tanaman yang ada di daerah tropis. Ketika masuk ke taman ini saya merasa seperti kembali ke Indonesia. Kebanyakan koleksi tanaman di sini ada di Indonesia. Selain itu ada dari beberapa negara-negara yang terletak di iklim tropis seperti negara-negara di Amerika Tengah, Afrika Tengah, dan tentu Asia Tenggara.

Salah satu yang mengalihkan perhatian saya adalah bunga kecombrang atau lebih dikenal sebagai honje, rempah-rempah yang berasal dari Sumatera Utara (pasti orang Batak tau nih!). Honje yang ada di sini warnanya beragam, ada yang berwarna pink, oranye, dan merah.

Cairns Botanical Garden
Bunga Heliconia sp

Tidak ketinggalan juga, bunga hias khas Pulau Dewata, yaitu Pisang-pisangan Bali atau heliconia. Bunga cantik ini ternyata aslinya bukan berasal dari Bali, tetapi ada yang dari Amerika bagian tropis dan Kepulauan Maluku.

Cairns Botanical Garden
Kecombrang/Honje

 

Cairns Botanic Garden

Tepat di samping taman Rainforest Gully ada satu bangunan yang menyerupai greenhouse. Bangunan tersebut adalah sebuah conservatory yang bernama Watkins Munro Martin. Conservatory tersebut berisi banyak koleksi bunga anggrek, beragam jenis kupu-kupu, berbagai jenis tanaman karnivora, serta sebuah kolam yang merupakan miniatur ekosistem air tawar.

Taman di dalam conservatory dibuat sedemikian rupa hingga membuatnya sangat menarik dan nyaman, tapi sedikit lebih panas daripada di luar. Koleksi tanamannya bagi saya tidak terlalu ‘wah’ karena memang hampir semua saya sudah sering lihat di Kebun Raya Bogor 😀

Bagian paling bagus di dalam conservatory ini adalah pada ekosistem kolam dengan kebun anggrek. Kenapa? karena banyak sekali kupu-kupu warna-warni yang hinggap di bunga anggrek dan bunga teratai yang sedang mekar.

2507-2018-0144212666315785669-01
Taman di dalam Conservatory
Cairns Botanic Garden
This called symbiotic mutualism

Keluar dari conservatory langsung menuju restoran, tapi tentu saja saya tidak mampir, makanannya sedikit pilihan dan juga mahal, lebih baik beli di kota saja nanti!

Terik matahari siang itu terasa panas sekali, walaupun banyak pohon, udaranya benar-benar gerah. Alhasil, tidak semua taman dapat dikunjungi saat itu. Masih ada beberapa taman lagi yang bisa dikunjungi seperti:

  • Freshwater Lake, yaitu ekosistem danau air tawar tropis ala Australia,
  • Fitzaland, berisi  taman dengan kolam-kolam kecil, biasa saja. Kebetulan taman ini dekat dengan lokasi saya menunggu taksi jadi bisa melihat sedikit.
  • Zhanjiang Friendship Garden. Taman ini saya lihat dari mobil waktu perjalanan pulang ke kota. Sepertinya isinya adalah taman khas Chinese, juga merupakan simbol persahabatan antara dua kota Cairns dan Zhanjiang.
  • Saltwater Lake, danau air asin. Menurut saya ini unik, karena Cairns Botanic Garden tidak terletak di pantai melainkan di tengah daratan. Danau ini sebenarnya sama persis seperti hutan mangrove di Indonesia, jadi memang kurang worth it buat jalan jauh panas-panasan ke danau ini hehe
  • Rainforest Boardwalk. Ini sih intinya adalah jalan setapak di tengah hutan kota untuk liat-liat hewan dan pohon, nothing special.

Cairns Botanical Garden

Cairns Botanic Garden

Buat saya Cairns Botanical Garden layak dikunjungi apabila punya waktu lebih di Cairns. Pastikan jalan-jalan ke sini jika berkunjung ke Cairns!

Hutan yang asri, taman indah berwarna-warni, well maintained, dan sedikit turis, jadi momen yang baik untuk mengakhiri perjalanan saya di kota Cairns. Di sore hari sepulang dari taman, saya bergegas untuk pergi ke bandara dan melanjutkan perjalanan menuju Melbourne!

Let’s Explore the World!

-The Spiffy Traveller

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s