Jawa Tengah, Kuliner, Travel

4 Kuliner Khas Solo yang Harus Dicoba

Solo adalah kota favorit saya di Pulau Jawa. Bukan hanya karena kampung halaman saya saja, tetapi ada hal lain yang sepertinya selalu menarik saya untuk pulang ke Solo. Dalam setahun pasti ada paling tidak dua kali pulang kampung. Kakek dari ibu saya kebetulan memang masih tinggal disana.

Apa sih yang selalu membuat saya sering pulang kampung? Alasannya sama seperti tujuan mayoritas orang pergi jalan-jalan keliling Jawa, yaitu adalah wisata kuliner! Di Jawa Tengah, Solo adalah salah satu kota terbaik untuk berburu makanan khas daerah. Tidak hanya makanan manis saja yang identik dengan masakan Jawa, tapi masih banyak kok pilihan makanan yang lain.

Dari banyaknya makanan khas di Solo, ada empat macam makanan dan minuman yang paling saya sukai. Kebetulan saya seorang vegetarian, jadi jangan heran tidak ada makanan yang berhubungan dengan daging dan ikan ๐Ÿ™‚

Oh iya, cerita ini bukan iklan atau promosi ya ๐Ÿ˜€

Bakmi Ketoprak

Bakmi Ketoprak Yu Nani
Bakmi Ketoprak Yu Nani

Makanan ini pasti sudah tidak asing lagi bagi yang pernah berkunjung ke Kota Solo. Sesuai dengan namanya, makanan ini adalah campuran dari bakmi (mie) dan ketoprak. Makan Ketoprak dan bakmi saja sudah menggiurkan, apalagi jika dua-duanya digabungkan!

Waktu pulang ke Solo saya berkesempatan untuk mencoba bakmi ketoprak di warung yang katanya paling terkenal akan kelezatan bakmi ketopraknya. Namanya Bakmi Ketoprak Yu Nani. Warung ini letaknya bukan di pinggir jalan besar melainkan di dalam perumahan yang sedikit masuk ke dalam.

Bakmi Toprak

Komposisi dalam semangkuk bakmi toprak ini benar-benar persis seperti komposisi aslinya. ย Hanya saja saus kacang pada ketoprak ditiadakan dan diganti oleh butiran kacang utuh dan bisa ditambahkan potongan daging sapi atau ayam. Lalu bahan-bahan seperti tahu, tauge, kacang, daging, kol putih, bawang goreng, dan mie dicampur menjadi satu dengan kuah daging yang sangat gurih!

Nyamm!

Membayangkannya saja sudah ngiler ya!

Sate Kere

Siapa bilang sate kere hanya buat orang kere? Ini adalah salah satu makanan favorit presiden lho!

Sate Kere
Sate kere & Sate tempe

Sate ini memang benar-benar dinamakan sesuai dengan “siapa” yang biasa memakannya. Selain karena siapa pemakannya, sate ini dinamakan kere karena terbuat dari ampas pembuatan tahu. Walaupun terbuat dari sisa pembuatan tahu, sate kere tetap memiliki rasa yang nikmat dan bergizi.

Sate kere biasa dihidangkan bersama lontong lalu disiram dengan saus kacang, jika mau bisa ditambahkan kecap manis. Biasanya penjual sate ini tidak hanya menjual sate kere saja. Banyak macam sate lain seperti sate jeroan, iso, ati, paru, dan banyak lagi.

Sate Kere Yu Rebi
Sate Yu Rebi langgaan pak presiden

Oh iya, apa bener ini makanan favorit presiden? Yup, memang benar. Katanya Sate Yu Rebi adalah salah satu warung sate favorit pak presiden di Solo. Bahkan sering makan di sini waktu masih menjabat sebagai walikota.

Wah, tidak salah pak presiden menyukai sate kere, wong rasanya enak banget!

Ronde dan Sekoteng

Ronde
Wedang sekoteng..Segarrr

Siapa yang tidak tau sekoteng dan ronde? Pasti semua orang sudah tau dan pernah mencicipi kenikmatannya. Minuman khas Jawa ini selalu menjadi favorit wisatawan waktu jalan-jalan di daerah Jawa. Pun begitu dengan saya, ronde dan sekoteng adalah minuman favorit, apalagi disaat cuaca dingin atau di daerah pegunungan minuman ini bisa menjadi penghangat tubuh.

Di Solo banyak sekali warung-warung yang menyajikan ronde. Bisa dibilang semua penjual memiliki rasa yang sama enaknya. Namun, waktu itu saya memilih sebuah warung di pinggir jalan Yos Sudarso yang biasa paman saya kunjungi. Katanya warung ini menyajikan bermacam jenis ronde dan sekoteng dan rasanya terbilang nikmat dan pas.

Ronde Dongo Cahaya
Wedang Dongo Cahaya
DSC_0506-min
Menunya lengkap, ada ayat kitab juga ๐Ÿ™‚

Ketika melihat menu, sepertinya semuanya sama, yaitu sama-sama “Wedang” yang dalam bahasa jawa berarti minuman. Tapi kata wedang ini menurut saya sudah terlalu melekat dengan hal yang berhubungan dengan jahe. Jadi saya memesan wedang kacang hijau. Awalnya berharap wedang ini berisi kacang hijau dan air jahe, tapi ternyata yang datang adalah bubur kacang hijau! Wah kok saya yang notabene orang Jawa malah tidak tau ya. Dasar lugu. Malu-maluin.

Begitu juga dengan wedang kelengkeng. Saya berpikir bahwa itu buah kelengkeng dicampur dengan air jahe. Ternyata TIDAK! Itu adalah minuman air gula dicampur dengan buah kelengkeng. Gubrak! *tertawasendiri

Mi Godhog

DSC_0490-min
Mi paling lezat di dunia

Terakhir adalah mi godhog. Jenis makanan mi yang paling enak yang pernah saya makan! Sepertinya tidak ada mi lain yang bisa menyaingi mi godhog. Rasanya manis bercampur asin, nyemek-nyemekย alias kental kuahnya ditambah potongan sayur sawi dan daun bawang, tidak lupa juga telur rebus yang dimasak bersamaan. Membayangkannya saja sudah menjadi kenikmatan sendiri.

Di Solo, sepertinya hampir semua warung makan menjual mi godhog dan hampir semuanya punya rasa yang nikmat. Biasanya warung ini berjamuran di pinggir jalan besar dari menjelang malam hingga larut. So, jangan lupa mengodhog lidah anda dengan mi godhog ya!

_

Sebenarnya ada beberapa lagi kuliner nikmat khas Solo yang jadi favorit seperti Lontong Opor (lontong dengan kuah santan), GUDEG (yang ini suka banget, tapi ga pernah makan di Solo, biasa di Jogja), Selat Solo (diingetin Mas Halim) juga patut dicoba!

Dan jangan lupa nyicip Markbar asli Solo, ngerasain martabak di rumahnya sendiri *berharapdiendorseMasGibran

Mari Jelajahi Kekayaan Kuliner Nusantara

-The Spiffy Traveller-

 

Advertisements

20 thoughts on “4 Kuliner Khas Solo yang Harus Dicoba”

  1. Suk cobain sate kere yg lebih uenak dari Yu Rebi, Jo. ๐Ÿ˜‰
    Oh iyaa selat Solo blom masuk. Bestik Solo juga mesti dimasukin. Hahaha ini komentar rewel yes. Ditunggu kabare yen mudik Solo lagi. ๐Ÿ˜€

    Liked by 1 person

  2. Hahaha aku tadi mau nambahin selat tapi gaada fotonya, terakhir makan juga udah lama dan ga begitu suka ๐Ÿ˜€ Kalo bestik ngga deh haha
    Sip mas Halim ๐Ÿ™‚

    Like

  3. Oh asli solo to kamu mas.
    Sering ke Solo tapi jarang nyobain kulinernya hehe. Tapi kalo mie godog aku termasuk penggemar berat.
    Solo ada juga nasi liwet yg khas, tapi porsinya dikit dan harganya yg lumayan :3

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s