Pulau Kri, Raja Ampat
Beach, Hidden Paradise, Island, Papua, Snorkeling, Travel

Pulau Kri, Sepetak Surga di Raja Ampat

Dari jendela mulai nampak jejeran pulau-pulau hijau dikelilingi lautan dengan gradasi warna biru yang memukau. Tampaknya saya akan segera sampai di tanah Papua, pulau besar di Indonesia yang menjadi impian saya sejak kecil. Tidak berapa lama, pilot pun mendaratkan pesawat dengan mulus di Bandara Domine Edward Osok, Sorong. Akhirnya saya sampai juga setelah perjalanan semalam suntuk yang melelahkan.

Kota Sorong
Sorong dari atas bukit

Segera setelah mendarat saya dan rombongan menuju dermaga yang tak jauh dari bandara. Speedboat sudah menunggu kami untuk langsung diantarkan ke pulau dimana saya akan tinggal selama delapan hari.

Selamat Datang di Raja Ampat!

Wah! Tidak saya sangka sebelumnya akhirnya bisa jalan-jalan ke Raja Ampat. Tempat yang selama ini hanya bisa dilihat di media sosial kini akan saya lihat dengan mata saya sendiri. What a great opportunity!

Tampaknya alam bersahabat dengan kami, ombak atau riak tidak kelihatan sedikit pun di laut, matahari saat itu bersinar terang dan guratan awan tipis menghiasi langit. Speedboat melaju kencang tanpa halangan sedikit pun.

Speedboat kami mulai menurunkan kecepatannya, tandanya sudah mau sampai. Di depan sudah terlihat sebuah pulau nan hijau yang dikelilingi oleh laguna biru yang cantik. Sampailah kami di Pulau Kri. Beruntung kami tidak perlu transit dahulu di Waisai, dengan begitu kami bisa menghemat waktu dan tenaga yang akan dikuras habis-habisan di hari berikutnya.

Pulau Kri 

Pulau Kri, Raja Ampat
Clear blue sea at Kri Island

Dari kapal saja saya bisa melihat bagaimana pulau ini kaya. kaya akan keindahan bukit-bukitnya begitu juga dengan pantai pasir putih hingga alam bawah lautnya. Sepertinya saya tidak akan bosan menghabiskan waktu disini, malah diawal kedatangan sempat terpikir untuk extend beberapa hari lagi dari yang sudah direncanakan.

Pulau Kri adalah salah satu pulau yang sudah dikenal banyak orang. Di pulau ini berdiri berbagai macam penginapan, selain itu, pulau Kri jaraknya lumayan dekat dari Sorong dan Waisai. Walau sudah ada beberapa penginapan, keasrian dan ketenangannya pun tetap terjaga.

Sorido Bay Resort

Sorido Bay Resort, Raja Ampat
Jetty at Sorido Bay Resort

Saat itu saya berkesempatan untuk menginap di sebuah resort yang terletak tepat di semenanjung pulau Kri, Sorido Bay Resort. Sampai di jetty kami disambut dengan hangat oleh staff resort dan Max Ammer, sang pemilik Papua Diving, perusahaan induk dari Sorido Bay Resort dan Kri Eco. Senang rasanya disambut langsung oleh pemiliknya. Oh iya, sebenarnya sejak kedatangan kami di bandara, kami sudah dijemput langsung oleh Ibu Anita, istri dari Max.

“Selamat datang di Sorido Bay Resort, Pulau Kri.”sambut Max dalam bahasa inggris.

“Sebelumnya, saya akan memperkenalkan dan memberitahu anda tentang Kri dan Sorido Bay..”lanjut Max.

Sudah menjadi kebiasaan untuk tamu yang datang diberikan briefing terlebih dahulu mengenai keadaan pulau dan denah resort, hal itu tentu untuk kenyamanan dan keamanan tamu.

Oh iya, Papua Diving yg didirikan oleh Max Ammer adalah resort dan penginapan pertama yang berdiri di Raja Ampat. Papua Diving juga adalah pionir dalam perkembangan pariwisata di kawasan Raja Ampat.

Sorido Bay Resort menurut saya lokasinya sangat strategis sekali. Satu jengkal dari jetty ada laguna yang cukup dalam dan dikelilingi laut dangkal tempat banyak terumbu karang tumbuh. Di seberang pulau terlihat jelas Pulau Koh dengan gusung pasir luas yang tersohor itu.

Pada saat-saat tertentu, di dekat semenanjung Kri, banyak ombak yang lumayan besar. Katanya bisa berselancar juga disitu. Ombak-ombak ini terbentuk karena adanya arus besar yang menabrak laut dangkal. Wah, unik ya!

Kri Island
Big waves at Cape Kri
Raja Ampat
View Koh Island

Melihat pemandangan disekitar jetty, rasanya tidak sabar lagi untuk segera terjun ke laut dan main-main pasir di pantai. Tapi backpack masih tertambat di punggung, lagipula saat itu saya belum makan siang.

Makan siang bisa kami lakukan di restauran yang terletak dekat bibir pantai. Jadi, sambil menikmati makanan kita bisa melihat pemandangan laut. Soal makanan, resort menyediakan makanan yang berlimpah, luar biasa nikmat, dan disajikan secara prasmanan (bisa nambah teruus). Bahkan setelah selesai makan sudah disediakan makanan penutup seperti ice cream dan es buah!

Sorido Bay Resort
The Restaurant
Sorido Bay Resort
Our room at Sentani 4
Sorido Bay Resort
Sentani 4 room 

Tidak perlu jalan jauh dari kamar untuk pergi ke pantai karena semua ruangan yang ada di Sorido langsung menghadap laut! Oh, that’s awesome, punya kamar menghadap ke laut, berbaring di dalam hammock diiringi suara gemercik ombak dan dikelilingi pohon rindang yang menyejukkan. Max mengatakan ke saya bahwa pohon-pohon disekitar Sorido adalah pohon yang tumbuh secara alami alias tidak ditanam.

“Saya ingin menjadikannya semua alami dan apa adanya, tanpa mengganggu lingkungan disini..”kata Max.

Kelihatannya lebih enak menghabiskan waktu disini dengan tidur seharian,  forget the time, you are in paradise!

Sorido Bay Resort

Selain membiarkan keberadaan pohon-pohon liar, ternyata Sorido juga menggunakan sumber energi ramah lingkungan. Saya mengetahui hal tersebut ketika diajak berkeliling ke bagian dalam. Sumber daya listrik yang dipakai sehari-hari berasal dari tenaga surya. Tepat di belakang resor, ada bangunan beserta papan-papan sel surya yang besar dan terbaris rapih. Cool, semoga dengan perhatian yang lebih kepada lingkungan, alam Raja Ampat tetap terjaga ya.

Sorido Bay Resort, raja Ampat

Snorkeling di Cape Kri

Seperti apa sih underwaternya Raja Ampat? Mari kita cek di spot bernama Cape Kri, spot diving dan snorkeling yang letaknya persis di depan resort kami. Cape Kri terkenal akan kekayaan bawah lautnya. Dr. G. Allen, peneliti yang diving di tempat itu menyatakan dalam satu kali dive dia bisa melihat sebanyak 374 spesies ikan karang yang berbeda, artinya Cape Kri adalah spot diving terkaya di dunia. Hmmm..imagine the world’s richest underwater life just one step from your room!

“Orang lain yang mau diving di Cape Kri harus datang jauh-jauh dari tempat mereka, tapi kita hanya tinggal ke depan saja sudah sampai..”, kata Bu Anita menjelaskan kepada kami.

Action cam sudah siap, mask, fin, wetsuit sudah dipakai …. byurrr! Wow, visibilitynya sangat bagus sekali, airnya bening bagaikan kristal. Padahal katanya saat itu visibility air sedikit keruh dari yang biasanya. Terumbu karangnya tak usah ditanyakan lagi, sudah pasti dalam keadaan yang sehat dan sangat beragam. Warna-warninya menjadikan saya seperti snorkeling dalam lukisan.

Schooling bumphead parrotfish bisa saya lihat hanya dari atas permukaan laut saja. Ada juga seekor penyu yang malu-malu sembunyi diantara karang, sedangkan gerumbolan ikan sweet lips berani menunjukkan bibirnya yang manis itu. Terumbu yang saya paling suka adalah soft coral dan thanks God disini banyak sekali! Ada beberapa jenis ikan dan karang yang sebelumnya saya belum pernah lihat.

Raja Ampat Underwater
Schooling Sweet Lips
Raja Ampat Underwater
Cape Kri Underwater

Satu tantangan snorkeling disini dan tempat lainnya di Raja Ampat adalah kuatnya arus bawah laut. Karena belum mumpuni, freedive urung saya lakukan, walaupun ada Kak Jovan guide yang menemani kami semua snorkeling. Paling hanya ke kedalaman 5 meter untuk mengambil foto terumbu karang. Pada waktu itu sejak hari pertama saya di Raja Ampat saya kena flu berat, karena flu tersebut saya tidak bisa menyelam kedalam.

Lanjut Snorkeling Menyusuri Koh Reef Sampai Kuburan (Kuburan?!)

Saking banyaknya spot bagus disekitar Pulau Kri, spot-spot ini saling menyambung menyusuri Pulau Kri dan Koh. Sehabis snorkeling di Cape Kri, kami langsung berenang lanjut ke Koh Reef dekat pulau Koh itu sendiri. Sepertinya semakin jauh semakin bagus underwater viewnya, ikan-ikan bertambah banyak seiiring arus kuat.

Koh Reef sudah ditaklukkan, mari kita berenang lanjut ke spot “Kuburan”. Suatu nama yang aneh untuk lokasi snorkeling. Saya pun bingung kenapa spot ini dinamakan “kuburan”. Pak James langsung mengarahkan tangannya ke daratan, terlihat ada beberapa bangunan kecil disana.

“Itu disana bukan perkampungan, tapi kuburan, makanya dinamakan spot kuburan karena dekat dengan kuburan…”, kata Pak James.

Walah, ternyata itu penyebabnya, tadinya saya kira ada kuburan bawah laut yang bisa dijadikan spot snorkeling..

Menikmati Sunset di Gusung Dengan Paddleboard!

Paddleboarding at Raja Ampat
Paddleboarding is fun!

Eksplorasi bawah laut sudah selesai dan tak terasa matahari sudah mulai berpindah ke arah barat. It’s sunset time! Tinggal di Sorido Bay kurang afdol rasanya jika tidak melihat sunset di gusung pasir Pulau Koh.

Memakai speedboat sudah mainstream dan bosan, lalu Chris, anak dari bu Anita, mengajak saya untuk mendayung paddleboard atau kayak yang disediakan resort. Karena sepertinya mendayung kayak tidak semudah yang dikira, saya memilih paddleboard. Saya pun langsung menerima ajakan itu, kapan lagi bisa main paddleboard menyusuri lautan terbuka?

Jarak gusung dari pantai sekitar 1 kilometer jauhnya. Walau jaraknya dekat, selama perjalanan kami melewati laut dalam yang warnanya sudah gelap. Sedikit waspada kalau saja paddleboard yang saya naiki tiba-tiba terbalik. Diperlukan waktu selama 25 menit, yah ternyata paddleboard tidak secepat speedboat #AkibatKelelahan #TanganKram

Sunset sempurna ala-ala instagram pupus, awan besar sepertinya senang menghalangi kesenangan kami. Tapi dengan pasir yang lembut dan air yang sejernih kristal disekitar kami sudah lebih dari memuaskan. Sebelum langit gelap kami melanjutkan perjalanan pulang kembali ke resort.

Shark Feeding Frenzy!

Bangun di pagi hari itu memang menguntungkan. Selain bisa melihat matahari terbit, di Kri kita bisa melihat ikan hiu bergerombol mencari makan di pantai. Di Pulau Kri banyak terdapat hiu-hiu liar di sekitar pantai. Biasanya jenis black tip shark, hiu yang ramah dan tidak menyerang manusia.

Sorido Bay Resort, Raja Ampat
Black tip reef shark under the jetty

Di jetty, staff resort sudah menyiapkan sekotak bangkai ikan untuk kami lemparkan ke hiu. Dalam sekejap ikan-ikan yang saya lemparkan itu dilahap oleh hiu kelaparan. Kalau dilihat dengan teliti bukan hanya hiu saja yang memakan ikan tersebut, melainkan ada beberapa ikan besar yang ikut-ikutan makan.

Jujur, tinggal dan melakukan berbagai aktifitas seru di Pulau Kri adalah pengalaman terbaik yang pernah saya alami selama traveling keliling Indonesia. Disini saja sudah banyak cerita dan memori indah apalagi di tempat lainnya di Raja Ampat?

Pengalaman berharga ini juga didukung oleh para staff Sorido Bay Resort & Papua Diving yang sangat ramah dan kocak. Ternyata selama ini cerita lawakan orang Papua yang mengocok perut itu benar adanya. Hampir setiap saat ada saja mereka menceritakan hal-hal lucu dalam keseharian dan pengalaman mereka sendiri. Terutama Pak James, kak Jovan, Nando yang menjadi pemandu kami selama kami tinggal di Raja Ampat.

img_0942
Foto dengan Max & Anita (baju hitam dan biru) 

Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk Mr Max Ammer  & Mrs Anita yang menjadikan impian saya terwujud, pergi ke tanah Papua, Raja Ampat. Keramahan dan kebaikan yang diberikan pada saya dan keluarga, tidak akan dilupakan dan ini menjadi memori yang manis buat kami. Juga terima kasih kepada Chris yang selalu mengajak saya bermain dan menceritakan tentang Raja Ampat 🙂

Cerita saya tentang jalan-jalan di Raja Ampat bersama Papua Diving masih sangat banyak dan akan berlanjut lagi, stay tune!

Let’s Explore the Beauty of Indonesia.

-The Spiffy Traveller-

Update :  Pada tanggal 4 Maret 2017, telah terjadi perusakan karang oleh kapal wisata Caledonian Sky di Crossover, Pulau Kri. Kapal tersebut merusak karang akibat dari kelalaian nakhoda/kru kapal yang tidak melihat perairan dangkal di depannya. Akibatnya sekitar 1 hektar terumbu karang hancur dan rusak parah. Semoga pemerintah dapat menindak tegas pelaku dan terus melakukan berbagai upaya perlindungan terhadap ekosistem bawah laut.

Travel Notes :

Dimana itu Pulau Kri?

Pulau Kri adalah salah satu pulau yang termasuk kawasan konservasi Raja Ampat, Sorong, Provinsi Papua Barat, Indonesia. Jaraknya sekitar 2 jam dari Sorong menggunakan speedboat dan sekitar 30 menit dari Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat.

Bagaimana cara kesana?

Raja Ampat dapat dicapai melalui pesawat udara dari beberapa kota besar di Indonesia.

Jakarta :

  • -Direct flight Jakarta-Sorong (Nam Air & Express Air)
  • -Jakarta-Makassar-Sorong (Garuda, Batik Air, Sriwijaya)
  • -Jakarta-Ambon-Sorong (Lion Air)

Manado :

  • -Direct flight Manado-Raja Ampat (Waisai) (Wings Air)
  • -Manado-Sorong (Garuda, Lion Air)

Sorong :

  • -Ferry atau kapal cepat Sorong-Waisai
  • -Pesawat Wings Air Sorong-Waisai (Raja Ampat

Penginapan di Pulau Kri?

Di Pulau Kri ada berbagai jenis penginapan. Salah satunya Sorido Bay Resort, cek harga, ketersediaan dan informasi penting lainnya disini. Selain Sorido, Papua Diving juga memiliki resort yaitu Kri Eco Resort yang bertempat di pulau yang sama. FYI, kalau anda memilih penginapan resort, biasanya akan diantar langsung dari Sorong menuju resort.

Jika ingin memilih penginapan yang dijalankan oleh warga lokal, anda bisa mencari di web Stay Raja Ampat.

Kapan Waktu Terbaik Ke Pulau Kri/Raja Ampat?

Waktu terbaik ke Raja Ampat adalah dari bulan Oktober-April. Walaupun sebenarnya Raja Ampat bisa dikunjungi setiap saat, hanya hindari bulan sekitar Juni-Agustus karena banyak terjadi gelombang tinggi.

Barang yang Harus Dibawa?  

Tidak ada barang khusu yang anda harus bawa ke Raja Ampat. Hanya mengingatkan sebaiknya bawalah tas anti air (dry bag) untuk melindungi barang elektronik, sunscreen, kaca mata hitam, lotion anti nyamuk, dan cemilan kalau suka lapar dijalan 🙂 Kamera? Ya, jangan lupa mendokumentasikan perjalanan anda, siapkan kartu memori yang besar ya!

Hal-hal penting lainnya?

  • Jangan lupa membayar kontribusi Pin Raja Ampat ( WNI : Rp 500.000,- WNA/Foreign Rp 1000.000,-).                                                                                                                                                       –
  • Jagalah kebersihan lingkungan dimana anda berada, be responsible traveller!                              
  • Jangan lupa untuk selalu berdoa dan mengucap syukur 🙂 

           

Advertisements

39 thoughts on “Pulau Kri, Sepetak Surga di Raja Ampat”

  1. Wah, keindahan terumbu karangnya bikin bengong. Pasti ada sensasi bahagia yang deras banget ketika bisa melihatnya secara langsung ya, Mas. Ketika membaca ini saja saya sudah bisa membayangkan bahwa kalau datang ke sana pasti ogah pulang, haha. Habisnya, nyaman sekali penginapan dan alamnya, betul-betul serasa tempat terindah di muka bumi. Keren Mas, ayo lanjutkan ceritanya. Harap saya semoga Raja Ampat selalu lestari, hehe.

    Liked by 1 person

  2. aku baru denger namanya. Pulau Kri. wah menawan banget. setiap sudut Raja Ampat memang indah. Aku belum khatam. hikz. kudu balik lagi kayanya ke Raja Ampat. Fotonya cakep2 mas. Tulisannya mengalun indah membawa pembacanya seperti hanyut dalam perjalanan. Keren!

    Salam kenal, ya Mas

    Liked by 1 person

  3. Kalo soal bersahabat sih saya bingung jawabnya, tapi kalau dilihat2 sih ini termasuk yg worth it sih..ada juga Kri Eco tetangganya yg kamar di atas air, harganya lebih rendah dari Sorido.
    Kalau mau yang bertarif dollar ada juga kok mas di pulau lain..

    Like

  4. Gilak! Pemandangan bawah lautnya keren banget!!! Gue yang bukan pemburu laut pun mupeng lihatnya 😩😩😩

    Ikut seneng lo bisa mewujudkan impian ke Papua, bro. Nginep di resort mewah punya bule pulak! Kerjasama / sponsorship ya?

    Liked by 1 person

  5. INDAHNYA KEBANGETAN

    Liat fotonya aja ngeces, gimana kalo lihat langsung ya? nasip nih, di Sumsel gak ada pantai. Paling deket ke Lampung atau Bangka Belitung. Huaaa

    Liked by 1 person

  6. wah kerennn … raja ampat memang kece abis, banyak sekali tempat tempat indahnya … mupeng deh pengen kesana … tapi belum kesampean.
    Kalau kesini memang mesti jago berenang ya, sayang kalau sudah jauh2 dan mahal … hanya nongkrong2 di atas doang …

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s