Bali, Beach, Hidden Paradise, Snorkeling, Travel

Exploring Menjangan Island’s Underwater

 

Cerita perjalanan saya ini sebenarnya adalah sebuah ‘tragedi’, kenapa?  Karena pada awalnya saya berencana untuk pergi ke Labuan Bajo, akan tetapi tiba-tiba terjadi musibah yaitu meletusnya  Gunung Raung, sebuah gunung yang letaknya dekat dengan pulau Bali.  Kejadian ini memaksa saya untuk menunda dan akhirnya membatalkan perjalanan saya.

Saat itu saya sangat kecewa, tapi apa boleh buat? Waktu lagi berpikir-pikir dan mencari destinasi yang cocok untuk dijadikan alternatif menggantikan Labuan Bajo, saya teringat pernah lihat di internet suatu tempat di bagian barat Bali. Disitu ada sebuah pulau cantik yang bernama Pulau Menjangan.

Menjangan Island, West Bali, Indonesia
Beautiful underwater life of Menjangan Island

Pulau Menjangan letaknya di sebelah barat Bali, tidak jauh dari Gilimanuk dan Buleleng. Pulau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat. Perjalanan menuju pulau ini dari Denpasar saya menyewa mobil(avanza/xenia) + sopir dengan biaya Rp 500.000 (sudah termasuk BBM). Perjalanan memakan waktu sekitar 5-6 jam jika tidak terhalang macet.

Di dalam perjalanan yang sepertinya akan membosankan itu ternyata berubah ketika sadar bahwa banyak tempat-tempat wisata yang bisa sekaligus dikunjungi. Saya menyempatkan diri untuk singgah di beberapa tempat seperti, Danau Tamblingan dan Danau Beratan, perkebunan jeruk khas Bali, dan Pantai Lovina yang tekenal akan atraksi lumba-lumba itu.

Ternyata di Pulau Menjangan tidak tersedia penginapan ataupun hotel karena sudah termasuk dalam taman nasional dan tidak boleh ada pembangunan penginapan. Oleh karena itu wisatawan yang akan ke pulau Menjangan ini harus menginap di daratan utama Bali, biasanya di Pantai Pemuteran. By the way, Pemuteran adalah tempat konservasi terumbu karang, disinilah banyak spot penyelaman untuk melihat karang-karang buatan. Tapi, penyelaman disini ada waktu-waktu tertentu yang menjadi waktu terbaik untuk menyelam.

 

Biasanya wisatawan yang mau mengunjungi pulau Menjangan menginap di daerah Pemuteran.
Traveler usualy stay at Pemuteran to visit Menjangan

Hari berikutnya tiba saatnya untuk saya menyeberang ke pulau Menjangan. Diperlukan penyeberangan dahulu sebelum sampai ke pulau. Tibalah saya di Pelabuhan Lalang, sebuah pelabuhan kecil yang khusus melayani penyeberangan ke Pulau Menjangan. Transportasi dari Pemuteran ke pelabuhan menggunakan bus kecil yang lalu-lalang di depan penginapan dengan ongkos sekitar Rp 20.000 per orang (sebenernya tarif tergantung sopirnya, bisa tawar-menawar).

DSC_0203
Labuhan Lalang

Setibanya di pelabuhan Lalang suasana sedikit sepi, sedikit berbeda dari pelabuhan-pelabuhan penyeberangan pada umumnya. Tidak ada kios operator-operator penyelaman atau orang-orang yang berebut calon tamu. usut punya usut, jika ingin mengunjungi pulau Menjangan harus memakai jasa dari pengelola taman nasional, dengan kata lain hanya mereka lah satu-satunya operator disini.

Terletak di pos masuk, kami langsung menanyakan biaya untuk paket snorkeling satu hari, biayanya sekitar Rp 1.300.000 sekali kunjungan untuk 4 orang, sudah termasuk kapal, guide, air mineral, dan snorkeling gear, harga ini cukup murah bila dibandingkan dengan harga paket yang sama yang ditawarkan oleh resor dimana saya tinggal memakan biaya sekitar Rp 600.000 per orang.

 

Clown Fish is easily to found

Perjalanan dari pelabuhan ke lokasi memakan waktu sekitar 20 menit. Pada awalnya saya kira perjalanan di laut gelombang akan tenang tapi ternyata gelombang lumayan tinggi yang membuat perut seperti akan mengeluarkan jurus andalannya.

Sesampainya di Menjangan,  saya sudah tak sabar lagi untuk menenggelamkan diri ke laut yang sangat biru (Tips : sebelum snorkeling sebaiknya pemanasan terlebih dahulu), terkaget-kaget melihat wallnya yang fantastis, maklum, Pulau Menjangan ini memang terkenal akan Wall Divenya. Ikan-ikannya sangat melimpah mulai dari yang kecil seperti cardinal, clown fish, trigger, penyu hingga moray eel. Untuk melihat Moray eel bisa langsung ke spot Eel Garden. Terumbu karangnya sangat beraneka ragam dibalut warna-warna yang indah, tentunya masih dalam kondisi yang sehat.

 

110
Piece of heaven

Selain wall ada celah-celah kecil alias gua-gua yang dipenuhi koral yang warna-warni. Saya pun mencoba untuk free dive supaya bisa melihat lebih dekat makhluk ciptaan Tuhan yang indah ini. Kadang sedikit merinding ketika melihat di birunya kedalaman ada ikan besar lewat sepintas, maklum, ini adalah pengalaman saya ber-snorkeling di air yang sangat jernih!

ohh im lazzy to swim :D (trigger fish)
The trigger fish just like acting while i took a photo
di pulau ini kita bisa melihat wall dengan berbagai terumbu yang warna warni.
In this island we can see great sea wall with colorful fishes and corals
Salah satu spot snorkeling yang saya kunjungi.
One of the snorkeling spot that we visited

 

Puas sekali rasanya setelah kira-kira 2 jam saya snorkeling.  Semakin sore, ombak terasa lebih tenang dan berarti tandanya sudah siap untuk balik kembali ke hotel. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan bagi saya, apalagi liburan ini sama sekali tidak saya rencanakan sebelumnya

Waktu terbaik untuk mengunjungi pulau ini pada musim panas seperti April-Oktober. Kadang tidak menentu, waktu itu saya pergi bulan Juli 2015, tetapi lumayan gelombang tinggi walaupun langit cerah dan matahari yang sangat menyengat.

Let’s Explore the beauty of Indonesia!

-The Spiffy Traveller-

Advertisements

10 thoughts on “Exploring Menjangan Island’s Underwater”

  1. Hi masbro!

    Artikelnya sudah cukup menarik, tapi kalau saran awal paling cuma benerin EYD, sama jangan suka nyingkat-nyingkat kata, itu akan buat tulisannya makin enak dibaca 😀

    Kalau bisa masukin dialog juga dalam ceritanya hehe.

    Cheers!

    Liked by 1 person

  2. Wah kalo aq puas sama ikannya. Sayangnya utk terumbu karang udah banyak yg rusak. Sediiiiih.
    Tapi ada pura di pinggir pantai itu keren banget. Eksotis.

    Liked by 1 person

  3. Iya ya kak, sayang banget. Kalo ikannya bagus dan karangnya juga bagus pasti sempurna.
    Aku malahan belum pernah ke puranya hehe cuma snorkeling abis itu langsung pulang 😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s